Standart Ketinggian Air Kolam pada Budidaya Ikan

Air adalah faktor utama dalam proses budidaya ikan air tawar, hal ini karena kualitas dari air kolam akan sangat menentukan kesehatan dan perkembangan ikan, dan satu hal yang pasti bahwa ikan tidak akan dapat hidup jika berada di luar air.

Mungkin sebagai peternak pemula, anda bertanya-tanya, berapa sebenarnya tinggi air kolam yang harus dipersiapkan? Karena persiapan tinggi air kolam, nantinya juga akan menentukan ketinggian dari kolam yang harus dibuat. Hal ini akan sangat terkait antara satu dengan yang lainnya.

Jika saya pribadi, dalam menentukan tinggi air kolam, sebenarnya harus melihat dahulu kondisi lahan yang akan digunakan sebagai kolam. Jadi, yang saya maksudkan dengan kondisi lahan ini, yaitu apakah tempat tersebut adalah tempat yang teduh ataukah tempat yang terbuka / panas, dan kira-kira berapa banyak jumlah sinar matahari yang menyinari tempat tersebut.

Alasan saya mengapa penyinaran matahari juga berperan dalam menentukan ketinggian air kolam, hal ini karena air yang tinggi akan lebih menyulitkan sinar matahari untuk menembusnya, sehingga air kolam akan lebih lambat untuk menjadi panas, apalagi jika sampai kondisi sekitar kolam yang teduh, maka kondisi kolam akan menjadi lebih sering dingin.

Akibat yang dapat timbul jika kondisi kolam kurang panas, yaitu akan membuat ikan menjadi malas untuk makan, atau dapat dibilang bahwa suhu juga berpengaruh pada nafsu makan ikan, dan jika nafsu makan ikan sudah menurun pastinya akan menurunkan juga kecepatan pertumbuhan dan perkembangan ikan, yang nantinya akan berimbas pada hasil panen.

Tetapi jika air kolam terlalu rendah, dan kondisi lingkungan sekitar kolam terlalu terbuka, maka air kolam akan lebih cepat untuk panas dan panas ini akan terus bertahan sampai matahari terbenam. Biasanya, jika kondisi kolam terlalu panas, maka ikan juga lebih gampang mati. Hal ini terutama untuk bibit ikan dan ikan yang masih kecil, karena daya tahan tubuh mereka masih sangat lemah. Jadi, jika kondisi air kolam terlalu panas maka ikan kita seperti direbus di dalam kolam.

Karena itu, kira-kira berapa ketinggian air kolam yang pas? Jadi, jika kolam anda berada pada areal yang terbuka, dan mendapat sinar matahari secara penuh sepanjang hari, maka sebaiknya air kolam anda memiliki ketinggian minimal 80 cm, jika bisa lebih tinggi dari itu maka akan lebih baik, misalnya 100 cm atau 120 cm.

Karena jika sampai air yang ada di dalam kolam terlalu panas, maka ikan bisa berlindung di dasar kolam, hal ini karena sinar matahari membutuhkan waktu untuk bisa mencapai dasar kolam.

Tetapi jika daerah sekitar kolam anda adalah tempat yang teduh, maka sebaiknya air kolam anda dibuat sekitar 60 cm, atau jika kondisi lingkungan kolam lebih teduh lagi, maka air kolam bisa dibuat setinggi 40 cm. Maksudnya, agar sinar matahari yang sedikit tersebut, dapat menghangatkan air kolam.

Tetapi memang sebenarnya, jika menurut aturan dari petugas penyuluhan yang dikirim oleh Dinas Perikanan, mereka  mengatakan bahwa setidaknya air kolam harus mendapatkan 60% sinar matahari. Hanya saja, saat berada di lapangan, terkadang kita tidak bisa mengkondisikan lingkungan yang ada di sekitar kolam, hal ini karena kondisi tanah yang kita miliki terbatas, dan harus berdampingan dengan tanah milik orang lain.

Pengkondisian ketinggian air kolam, yang telah saya tuliskan di atas dapat diterapkan untuk ikan nila, mujaer, bawal, lele, gurame, dan ikan tawar lainnya. Sedangkan untuk bahan kolamnya, bisa untuk kolam terpal, kolam beton / tembok, kolam fiber, kolam tanah dan jenis kolam yang lain.

    • Herman on 11 September 2019 at 5:07 pm

    Reply

    Jazakallah khairan untuk ilmunya bro

      • Remi on 13 September 2019 at 5:06 am
      • Author

      Reply

      Terima kasih atas doanya, ini sangat berarti buat saya

    • badrul munir on 7 November 2019 at 12:55 pm

    Reply

    terima kasih ilmunya, smg bermanfaat

      • Remi on 18 November 2019 at 8:34 am
      • Author

      Reply

      terima kasih, senang bisa membantu

Tinggalkan Balasan