Katak adalah Hewan yang Cerdas

Saya pribadi tidak pernah berfikir bahwa katak adalah jenis hewan yang cukup pintar, meskipun saya sering melihat film kartun tentang katak yang hebat, tetapi saya berfikir bahwa sebenarnya itu hanya rekayasa semata. Tetapi saat saya mengamati katak ini sendiri, saya menemukan bahwa katak adalah hewan yang pintar, bahkan jika saya bisa bandingkan kepintaran dari katak ini bisa sepintar anjing, ataupun hewan mamalia lainnya.

Saya berani mengatakan demikian karena, saya memiliki pengalaman yang cukup lama berurusan dengan katak. Salah satu bukti kepintaran dari katak adalah, pada saat saya berhasil membunuh seekor katak, maka biasanya katak lain yang melihat hal itu, menjadi belajar sehingga, tidak akan mudah untuk membunuh katak yang telah belajar ini dengan cara yang sama.

Apalagi jika sampai kita melepaskan katak yang hampir kita bunuh, maka katak tersebut akan sangat berhati-hati jika bertemu dengan kita, sehingga jika kita ingin membunuh katak yang sama, maka hal tersebut tidak akan berlangsung dengan mudah, karena dia telah belajar dari pengalaman sebelumnya.

Lalu saat katak meletakkan telurnya pada suatu tempat, lalu ketahuan oleh kita, sehingga dibersihkan, maka katak tersebut dan teman-temannya tidak akan pernah meletakkan telurnya pada lokasi yang pernah dibersihkan tersebut. Tetapi, jika pada bagian kolam yang sulit untuk dibersihkan, ada telur katak yang berhasil menetas, maka biasanya akan ada lebih banyak katak, yang akan meletakkan telurnya pada lokasi tersebut.

Bahkan, saya pernah menjumpai katak daun yang meletakkan telurnya pada dahan yang cukup tinggi di atas kolam ikan, hal ini dapat terjadi karena saya rajin untuk memusnahkan telur katak yang ada di dalam kolam. Sehingga, mungkin induk katak tersebut berfikir bahwa, dengan meletakkan telurnya jauh di atas kolam, maka saat kecebongnya menetas, akan langsung jatuh ke dalam kolam.

Bahkan, dari waktu-ke waktu induk-induk katak tersebut, semakin pintar saja dalam menempatkan telurnya pada lokasi yang tersembunyi, sehingga kita yang harus semakin jeli untuk menemukannya, karena sekali saja kita kelewatan, maka jumlah kecebong yang bisa berubah menjadi katak, akan menjadi sangat banyak sekali jumlahnya.

Katak adalah hewan yang aktif di malam hari, sehingga pada saat siang mereka akan beristirahat. Dan dulu jauh lebih mudah untuk menemukan lokasi istirahat katak, pada siang hari ini. Tetapi setelah saya banyak membunuh katak yang sedang istirahat di siang hari, maka katak-katak tersebut sekarang memilih lokasi beristirahat yang lebih sulit untuk dijangkau oleh kita.

Saya mengamati bahwa kecerdasan dari katak bukanlah karena faktor keturunan dan insting sejak lahir, tetapi lebih karena faktor belajar. Jadi katak yang masih hidup dia belajar dari cara kematian katak yang kurang beruntung, dan selanjutnya sepertinya dia menurunkan pengetahuan tersebut pada katak yang lebih muda. Sehingga dari generasi ke generasi katak-katak tersebut semakin pandai saja.

Tinggalkan Balasan