Kerusakan Pelet Ikan

Dalam usaha budidaya ikan air tawar, pakan adalah salah satu komponen yang sangat penting dan bahkan nilainya bisa sangat besar bahkan jika ditotal jumlahnya bisa mencapai setengah dari total keseluruhan biaya yang akan kita keluarkan.

Karena besarnya biaya untuk pakan itu, maka sebaiknya dalam menyimpan pakan ikan atau biasa disebut sebagai pelet, sebaiknya kita juga harus berhati-hati. Karena jika sampai terjadi kerusakan maka nilai kerugiannya pun juga akan menjadi sangat besar. Mengikuti banyak-sedikitnya pelet yang rusak.

Beberapa waktu yang lalu pelet yang saya tinggalkan untuk memberi makan ikan hias yang saya miliki mengalami kerusakan pelet tersebut menjadi menggumpal, dan terdapat perubahan tekstur pada permukaan pelet tersebut. Sehingga secara keseluruhan pelet tersebut berubah secara total. Terutama dari segi baunya yang sudah sangat berubah dan menjadi berbau seperti ikan asin yang sudah busuk.

Untung saja kerusakan pelet yang saya alami ini tidak terlalu banyak jumlahnya, tetapi jika sampai jumlahnya cukup besar maka sudah dapat dipastikan bahwa kerugian kita juga akan menjadi cukup banyak. Untuk tempat penyimpanan pelet, saya menggunakan kaleng bekas susu formula bayi, yang memiliki tutup karet yang rapat.

Hanya saja untuk menyimpan kaleng tempat pelet tersebut, saya letakkan di teras belakang rumah, hal ini dimaksudkan untuk mempermudah proses pemberian pakan pada ikan. Pada saat cuaca banyak panasnya, sepertinya tidak pernah ada masalah soal penyimpanan pelet tersebut.

Tetapi semuanya menjadi berbeda saat musim hujan tiba, karena meskipun tempat penyimpanan pelet tersebut tidak terkena air hujan secara langsung, tetapi karena kelembaban udara yang sangat tinggi, maka tetap saja dapat merusak pelet yang saya simpat dalam kaleng bekas susu formula tersebut, sehingga berubah menjadi gambaran saya di atas tadi.

Karena itu untuk penyimpanan pelet, sebaiknya perlu untuk kita perhatikan juga. Sebetulnya untuk penyimpanan pelet cukup standart seperti penyimpanan jenis makanan manusia yang lain. Yaitu, misalnya lebih baik diletakkan di dalam ruangan yang terhindar dari sinar matahari, hujan dan udara luar secara langsung, yang akhirnya juga akan lebih aman dari serangan kucing, ayam, bebek ataupun tikus, yang juga menyukai pelet ikan kita.

Lalu, jika kemasan sudah dibuka maka sebaiknya ikat dengan cukup erat, agar tidak terlalu banyak bersinggungan dengan udara luar. Jangan letakkan pelet pada tempat yang lembab, karena kelembaban yang cukup tinggi juga dapat merusak pelet (misalnya jangan diletakkan dekat dengan ruang cuci, kamar mandi dsb). Dan satu hal lagi, yaitu sebaiknya anda jangan terlalu banyak menyetok pelet di rumah, karena semakin lama kita menyetoknya maka resiko kerusakannya juga akan semakin tinggi juga.

Lebih baik anda membeli dalam jumlah yang aman, atau sampai anda perkirakan bahwa jumlah pelet tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan ikan selama beberapa waktu, atau kira-kira sampai anda dapat mendatangkan pelet yang baru. Jadi kita tidak sampai meninggalkan pelet dalam waktu yang lama di rumah.

Tinggalkan Balasan