Ulat Daun Pisang sebagai Umpan Memancing

Beberapa waktu yang lalu banyak sekali kenalan yang datang ke rumah untuk mencari ulat daun pisang, hal ini karena di sekitar rumah saya banyak terdapat pohon pisang. Lalu saya bertanya untuk apa mereka mau mengumpulkan ulat daun pisang tersebut. Ternyata mereka mau memancing ikan di daerah bendungan, dan bermaksud untuk menggunakan ulat daun pisang ini sebagai umpan.

Mereka mengatakan bahwa ulat daun pisang ini lebih diminati oleh ikan, terutama untuk ikan-ikan yang berukuran besar, sehingga mereka lebih menyukai untuk menggunakan ulat daun pisang daripada menggunakan umpan cacing. Lagi pula untuk di daerah saya jika harus mencari cacing juga agak sulit, jadi jika ingin memancing maka kita harus membelinya dulu, tetapi jika menggunakan ulat daun pisang kita bisa mencari sendiri dan gratis, jadi saya rasa itu adalah alasan yang paling masuk akal.

ulat daun pisang (2)

Ada beberapa artikel lain yang saya baca, mengatakan bahwa untuk kandungan protein dari ulat daun pisang ini lebih tinggi daripada kandungan protein yang terdapat di dalam cacing tanah, dengan kandungan protein yang besar itulah maka saat di dalam air, ulat daun pisang ini akan mengeluarkan bau yang lebih bisa menarik ikan untuk datang dan memakannya, dari pada jika kita menggunakan umpan cacing.

Untuk badan dari ulat daun pisang ini memang lebih gemuk dan lebih besar jika dibandingkan dengan badan cacing tanah, karena itu maka biasanya ikan predator yang akan memangsanya juga akan memiliki badan yang besar pula. Sehingga kemungkinan bagi kita untuk mendapat hasil tangkapan ikan yang lebih besar juga akan lebih tinggi, meskipun mungkin tidak akan selalu.

Satu lagi, yaitu pada saat akan membawa ulat daun pisang tersebut sebagai umpan, usahakan untuk membawa juga bersama ulat tersebut beserta dengan daun pisang yang membungkusnya/yang menggulungnya. Karena dengan cara ini, kita bisa melindungi ulat tersebut dari sinar matahari langsung dan dapat membuat umpan ulat tersebut tetap berada dalam kondisi yang segar.

Tinggalkan Balasan