Tingkat Kecerahan Air Tambak Udang Vaname

Yang dimaksud sebagai tingkat kecerahan adalah banyaknya sinar matahari yang dapat menembus ke kedalaman air tambak. Sinar matahari adalah salah satu bahan yang dibutuhkan oleh udang untuk hidup, hal ini karena jenis udang-udangan adalah kelompok hewan berdarah dingin, sehingga mereka tidak dapat menghangatkan dirinya sendiri seperti manusia, tetapi mereka memerlukan sumber panas seperti sinar matahari untuk dapat menghangatkan dirinya.

Biasanya udang banyak hidup pada dasar tambak, sehingga jika air kolam sedang keruh, dapat membuat sinar matahari tidak akan sampai ke dasar kolam. Jika sinar matahari tidak dapat menembus dasar kolam, maka udang yang berada di dasar kolam tidak dapat meningkatkan panas inti dalam tubuhnya, jika berlangsung dalam waktu yang lama, maka hal ini juga dapat mematikan bagi udang.

Ada beberapa hal yang dapat membuat air tambak menjadi keruh, pertama yaitu banyak tidaknya jumlah lumpur yang ada di dalam tambak. Yang kedua adalah banyak tidaknya sisa sisa makanan udang dan tumbuhan di dalam tambak. Lalu yang ketiga adalah jumlah dari zooplanton dan juga fitoplankton, serta mikroorganisme yang lain yang adai di dalam tambak. Jika sampai semua hal yang dapat menyebabkan kekeruhan ini jumlahnya cukup banyak dan sedang melayang di dalam air tambak, maka dapat membuat air tambak menjadi keruh.

Yang terjadi pada air tambak jika terlalu keruh adalah sinar matahari yang seharunya diteruskan sampai dasar tambak menjadi diserap dan dipantulkan kembali, sehingga sinar matahari yang sampai ke dasar tambak menjadi sedikit. Jika semakin keruh maka semakin sedikit pula sinar matahari yang sampai ke dasar tambak. Untuk tingkat kecerahan sinar matahari yang diperlukan dalam budidaya udang vaname adalah sekitar 30cm

Karena itu, maka sebaiknya agar tingkat kekeruhan air tambak perlu dijaga agar tidak terlalu keruh. Karena itu sebagai langkah antisipasi kita dapat melakukan pergantian air tambak tambak yaitu dengan membuang air tambak yang sudah keruh lalu kita ganti dengan air yang lebih jernih. Karena itu, tingkat pergantian air di dalam tambak sangat menentukan keberhasilan budidaya.

Tinggalkan Balasan