Rumput Odot yang Hanya Bisa Tumbuh Kecil ke Atas

Untuk anda yang belum tahu apa itu odot, odot biasa juga disebut sebagai rumput gajah mini, dan yang disebut rumput gajah di sini bukan rumput pendek pehias halaman rumah, tetapi sejenis rumput yang tumbuh mirip seperti tanaman sereh. Rumput odot adalah jenis rumput yang disukai oleh hewan ruminansia, seperti kambing dan sapi, bahkan ternak yang diberi makan rumput odot, maka pertumbuhannya sangat baik sekali.

Mungkin anda pernah mengalami sendiri atau sekedar melihat, bahwa ada rumput odot yang tidak bisa tumbuh besar, rumput ini hanya tumbuh dengan ukuran kecil tetapi memanjang ke atas. Hal ini karena biasanya, rumput odot akan tumbuh menyebar kesamping dengan penampang daun yang lumanyan lebar.

Rumput odot dengan kondisi penampang daun yang kecil dan tumbuh memanjang seperti ini, biasanya memiliki kecenderungan untuk memiliki tekstur yang keras dan kaku, karena tekstur tersebut maka biasanya kurang disukai hewan ternak. Akibatnya selera makan hewan ternak kita juga cenderung kurang lahap, dan pastinya jika sudah demikian, maka pertumbuhan hewan ternak akan terganggu.

Ada beberapa faktor penyebab, mengapa rumput odot sampai bisa menjadi seperti ini, misalnya saja karena kodisi tanah yang menjadi kurang subur, sehingga menyebabkan pertumbuhan rumput odotnya menjadi terhambat.

Penyebab tanah menjadi kurang subur bisa terjadi karena penanaman rumput pada satu tempat yang sama dalam kurun waktu yang lama, sehingga nutrisi yang terkandung di dalam tanah menjadi habis terserap oleh tanaman, biasanya terjadi pada saat rumput sudah sering dipanen, tetapi tidak pernah dilakukan pemupukan kembali.

Selain itu, rumput yang sudah sering dipanen, tetapi tidak pernah dibongkar untuk dilakukan penanaman ulang, akan memiliki banyak bonggol yang sudah tidak mengeluarkan tunas lagi, akibatnya dalam satu rumpun rumput odot akan ada banyak sekali bonggol rumputnya tetapi lebih sedikit batang daunnya.

Perlu anda ketahui bahwa bonggol rumput odot, meskipun dia sudah tidak mengeluarkan tunas daunnya, tetapi tetap menyerap air dan nutrisi tanah seperti biasa. Akibatnya rumput yang masih mengeluarkan tunas akan berebut makanan dan air, dan akibatnya pertumbuhan rumputnya menjadi tidak maksimal.

Selain itu karena padatnya jumlah odot dalam satu rumpun, apalagi jika ditambah dengan bonggol kosongnya, maka ini akan menyebabkan rumbut hanya bisa tumbuh ke atas, karena jika tumbuh kesamping sudah terlalu padat.

 

Ada beberapa cara yang bisa anda gunakan untuk mengatasi masalah di atas. Hal pertama anda bisa memberikan pupuk kandang secara rutin, terutama setelah rumput dipanen, hal ini karena rumput yang sudah panen akan membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk menumbuhkan batang dan daunnya kembali.

Lalu setelah sekian kali dipanen, maka anda perlu melakukan pembongkaran, hal ini perlu dilakukan untuk membuang bonggol yang sudah tua dan tidak menghasilkan daun lagi. Selain itu proses pembongkaran ini juga dimaksudkan untuk memberikan peluang agar rumput muda untuk muncul dan tumbuh.

Tetapi untuk berapa kali panen harus dilakukan pembongkaran, saya pribadi tidak tahu persis, karena tidak ada reverensi yang pasti. Mungkin dalam hal ini pengamatan pribadi menjadi solusinya.

Tinggalkan Balasan