Apakah Abu Sisa Pembakaran Jerami Padi bisa Menyuburkan Tanah?

Alasan mengapa pertanyaan ini bisa sampai terlontar, yaitu karena di daerah tempat tinggal saya hampir semua petani selalu membakar jerami padi sisa panen sebelumnya, hal ini dilakukan karena ada anggapan klasik bahwa jerami padi yang dibakar, maka abu sisa pembakaran tersebut akan menyuburkan lahan pertanian mereka kembali.

Tetapi salah seorang teman petani di daerah lain mengatakan, bahwa sebenarnya jerami padi yang dibusukkan, ternyata memiliki manfaat yang lebih banyak jika dibandingkan dengan jerami yang dibakar.

Dia mengatakan bahwa salah satu manfaat jerami padi yang dibusukkan, yaitu akan menjadi sarang bagi bakteri E Coly, keuntungan bakteri ini yaitu akan menginfeksi tikus yang hidup di sawah kita, dan sangat dimungkinkan bahwa tikus tersebut akan mati setelah terinfeksi.

Mungkin bakteri ini juga bisa menyebabkan penyakit bagi manusia, tetapi kadarnya akan menjadi sangat mematikan bagi tikus. Dan selama kita bisa menjaga kebersihan diri, dan mencuci tangan setelah beraktifitas di sawah, maka dia menambahkan bahwa resikonya menjadi sangat kecil.

Selain itu pembusukan jerami padi tersebut juga akan menjadi pupuk kompos alami, yang pastinya akan membuat tanah di sawah kita akan menjadi lebih subur. Pastinya jika sawah menjadi subur, maka kebutuhan akan pupuk juga akan menurun, yang akhirnya akan menjadikan proses penanaman pada areal sawah tersebut akan menjadi lebih menguntungkan.

Tinggalkan Balasan