Membeli Bibit Tanaman secara On Line

Ada sebuah cerita dari salah seorang kenalan yang memiliki pengalaman kurang baik, saat membeli bibit tanaman buah secara online. Dia bercerita bahwa sudah dua kali dia membeli bibit tanaman secara online, dan saat sampai di tempat, kedua tanaman tersebut diterima dalam kondisi patah, dan hal ini membuat dia sangat kecewa.

Lalu saat kami berdiskusi, ternyata banyak teman lain yang juga mengalami permasalahan yang sama, yaitu saat sampai di rumah ternyata tanaman mereka banyak yang rusak, bahkan pernah ada tanaman dalam keaadaan sekarat dan bahkan ada juga yang sampai mati.

 

Lalu ada salah seorang teman lain yang mengatakan, bahwa saat ingin menggunakan jasa pengiriman, dia bermaksud ingin menggunakan fasilitas asuransi, karena dia berfikir bahwa bibit tanaman yang akan dikirimkan harganya cukup mahal, dan cukup rapuh jika harus dibanting-banting dan ditindih dengan barang yang lain.

Tetapi ternyata jawaban dari receptionis yang menerima barang itu, dia mengatakan bahwa di kantor jasa pengiriman tersebut tidak memiliki fasilitas asuransi. Teman saya ini menerima saja jawaban dari mbak penjaganya, tetapi yang aneh menurutnya yaitu jika di jasa pengiriman ini tempat lain memiliki fasilitas asuransi, mengapa hanya kantor cabang ini saja yang tidak memiliki fasilitas asuransi tersebut. Ini sebuah keanehan bagi dia.

Seperti kejadian yang sering kita tontong dari sosial media, yang menceritakan tentang jeleknya pekerja dalam sistem pengiriman, teman saya ini mengatakan bahwa saat memasukkan paket ke mobil, atau mengeluarkan paket dari mobil, barang kita biasanya dilempar-lempar begitu saja seenaknya, jadi pasti apapun paket kita, maka resikonya sangat besar untuk rusak.

Dia juga menambahkan, bahwa pernah satu kali dia mencoba mengirim barang lain dan ingin menggunakan fasilitas asuransi juga, tetapi di sini mbak penjaganya mengatakan bahwa percuma saja jika ingin menggunakan asuransi, karena kondisi barang yang akan dikirim tersebut tetap akan ditindih-tindih, jadi resiko rusaknya akan sama besarnya seperti tidak menggunakan fasilitas asuransi.

Untuk merk dari perusahaan pengiriman ini tidak akan saya tuliskan di sini, karena menyangkut nama baik. Tetapi pastinya kalian semua mengetahui tentang video mereka di sosial media, lagi pula cabang perusahaan pengiriman paket ini banyak sekali, dan tersebar di banyak tempat di Indonesia.

Bahkan teman saya ini juga bercerita, dia pernah menggunakan jasa paket dari perusahaan milik Negara, pada waktu itu dia menggunakan yang jenisnya paling cepat, tetapi ternyata waktu sampainya juga sama saja sekitar 6 hari, pengiriman dilakukan dari Jatim ke Jabar, ternyata pada hari Jum’at saat paket di cek ternyata sudah sampai di Bandung, tetapi untuk sampai di lokasi tujuan baru sampai hari Senin. Jadi, boleh dikatakan bahwa teman saya ini sudah banyak sekali mengalami masalah berhubungan dengan perusahaan pengiriman barang.

 

Lalu sebagai solusi akhir, dia mengatakan bahwa dia saat ini mulai menggunakan jasa pengangkutan kargo, dan dia menyarankan jika anda berdomisili di pulau Jawa, maka anda bisa menggunakan KGP atau Indah Kargo, menurut dia kedua perusahaan kargo ini pengirimannya cukup cepat, dan lagi harganya juga relatif lebih murah. Saya berani menuliskannya nama perusahaan Kargo tersebut pada artikel ini, karena perusahaan tersebut mendapatkan tanggapan positif, dari teman saya jadi saya pikir bahwa tidak akan ada masalah.

Murah di sini, contohnya saja untuk KGP, misalnya dengan membayar Rp 100.000 kita bisa mengirim barang dengan berat sekitar 10 – 15 Kg. Tetapi untuk ukuran barang yang lebih besar atau lebih berat, dia belum pernah mencoba mengirim jadi dia tidak bisa memberi petunjuk. Menurut dia, selama tidak ada masalah di jalan, maka pengiriman paket bisa lancar sampai di tempat tujuan.

Sedangkan untuk Indah Kargo harga perkilogram Rp 5.000 untuk barang dengan berat minimal 10 Kg, tetapi jika berat barang kurang dari itu, maka harganya menjadi Rp 9.000 / Kg. Teman saya ini pernah mengirim barang seberat 3 Kg dari Semarang – Jateng ke Probolinggo – Jatim, kena tarif Rp 34.000.

Sementara itu teman saya ini menyarankan untuk anda yang ingin mengirim barang ke luar Jawa, dan ingin mengirimkan melalui kargo, dia menyarankan untuk menggunakan ACC atau Wahana Port. Menurut dia ogkos kirimnya tidak terlalu mahal, tetapi dengan catatan bahwa jangan menggunakan jasa mereka dari luar Jawa, karena ongkos kirimnya akan menjadi sangat mahal.

 

Saran tambahan, jika anda ingin mengirim bibit tanaman yang ukurannya kecil, maka anda bisa membungkusnya dengan menggunakan botol air mineral yang ukuran 1,5 liter atau lebih. Misalnya saja anda menggunakan dua botol yang direkatkan, jadi resiko kerusakan bisa diminalkan.

Lalu untuk bibit tanaman yang ukurannya besar, maka anda bisa menggunakan kayu palet yang dibentuk seukuran bibit yang akan anda kirim. Jadi, bibit meskipun ditindih, bentuknya akan tetap utuh karena dilindungi kayu tadi. Memang agak ribet, tetapi mau bagaimana lagi jika ingin paket kita sampai ke tangan konsumen dengan aman.

Tinggalkan Balasan