Cara Membuat Jamur dari Janggel (Tongkol) Jagung

Bagi anda yang belum tahu apa itu janggel, janggel atau bisa sering juga disebut tongkol jagung, adalah tempat melekatnya biji jagung. Jadi pada saat petani panen jagung, maka yang setelah kulit jagung dibuka, akan ada biji jagung yang menempel pada janggel ini.

Lalu setelah biji jagungnya selesai dipisahkan dari janggelnya, maka janggel tersebut akan dibuang begitu saja sebagai sampah. Tetapi jika masih ingin digunakan, maka biasanya hanya digunakan sebagai kayu api pada tungku masak. Meskipun jarang juga ada yang menggunakannya, karena asapnya yang lumayan banyak seperti sabut kelapa.

Ternyata dari benda yang kurang berharga seperti janggel tadi, saat ini sudah bisa dijadikan sebagai media untuk menumbuhkan jamur, sehingga memiliki niai ekonomi yang lebih tinggi. Berikut adalah proses pembuatan jamur janggel jagung tersebut:

Bahan yang diperlukan:

  1. Dedak / bekatul (7 Kg)
  2. Pupuk Urea (1 Kg)
  3. Ragi tape (7 butir)
  4. Janggel jagung secukupnya
  5. Papan berukuran 1 x 5 meter (untuk menghamparkan janggel jagungnya)
  6. Plastik terpal (sebagai penutup)

 

Proses pembuatan:

Pertama-tama, kita lembutkan dulu ragi tapenya, agar mudah untuk dicampurkan bersama dengan bekatul / dedak dan pupuk urea. Langkah berikutnya kita akan menghamparkan janggel jagung sekitar setebal 15 cm di atas papan yang sudah kita siapkan sebelumnya tadi. Di atas janggel tersebut akan kita taburkan campuran dedak + ragi + pupuk urea yang sudah campur sebelumnya. Lalu sebagai penutup, kita akan letakkan kembali janggel jagung setebal 15 cm kembali di atasnya.

Langkah berikutnya kita semprot janggel jagung tadi dengan menggunakan air bersih sampai terlihat basah, tetapi usahakan agar jangan sampai menggenang. Kemudian tutup dengan menggunakan plastik terpal, tunggu sekitar 12 – 20 hari.

Setelah proses ini selesai, maka setiap sore anda hanya perlu buka penutup terpalnya dan siram kembali janggel tersebut. Sebagai catatan, jangan meletakkan janggel ini di atas lantai semen ataupun jangan tempatkan papan pada tempat yang terkena sinar matahari secara langsung.

Setelah proses ini selesai, maka anda akan melihat jamur putih berbentuk kerucut pada lapisan atas janggel jagung, dan jamur inilah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

 

Sebagai catatan, bahwa saya sendiri belum pernah mencoba cara ini, jadi saya pribadi tidak bisa memberi statment tentang keberhasilan proses ini.

1 comment

    • Endik Rama on 18 Juli 2020 at 6:41 pm

    Reply

    tertarik

Tinggalkan Balasan