Pengetahuan Tambahan soal Rumput Odot

Biasaya kami sering menyebut rumput gajah mini sebagai Odot, hal ini berfungsi untuk membedakannya dengan rumput gajah mini yang biasa digunakan sebagai rumput hiasan taman. Jadi, karena namanya sama, maka digunakanlah penyebutan yang berbeda.

Beberapa waktu yang lalu, saya berbincang dengan salah seorang teman peternak. Dia menanam sendiri rumput odot untuk pakan ternaknya. Karena itu boleh dibilang, bahwa dia cukup mengerti soal rumput odot ini.

Dia bercerita bahwa baru saja dia mengalami rumput odotnya berubah menjadi lancip, langsing dan menjulang ke atas, selain itu bentuk daun odot ini seperti tidak mau lebar, bahkan jika dipotong dan dicacah, rumput tersebut cenderung keras.

Dia mejelaskan, bahwa ada beberapa hal yang bisa menyebabkan hal tersebut terjadi. Misalnya saja, karena faktor tanah yang kurang subur, biasanya tanah yang kurang pupuk akan menyebabkan odotnya tumbuh tidak sempurna seperti tadi.

Kemungkinan lain, juga disebabkan oleh kondisi lahan yang sudah dipenuhi bonggol odot, sehingga kondisi akar di dalam tanah menjadi tidak sehat, karena terlalu banyak, maka semuanya akan berebut dalam mencari ruang gerak, mencari air, dan mencari makan. Karena persaingan yang tidak sehat inilah yang bisa juga menyebabkan odot tumbuh menjadi kurang sempurna.

Solusi yang bisa anda lakukan jika mengalami hal seperti ini, anda bisa memulai untuk melakukan pemupukan rutin, terutama sekali jika kondisi rumput sudah terlihat tidak sehat, dan sudah seperti kekurangan nutrisi. Waktu pemupukan yang tepat menurut teman saya yaitu setelah rumput dipanen, hal ini karena anda akan lebih mudah melakukan pemupukan di dekat rumput.

Selain itu, jika sudah terlihat bahwa kondisi bonggol odot sangat padat, maka anda bisa mulai melakukan penjarangan, tujuannya agar ada celah lagi bagi odot untuk bergerak dan mencari makan.

Tinggalkan Balasan