Membuat Pupuk NPK Organik

Seperti kita tahu, pupuk adalah salah satu bahan yang diperlukan untuk membuat tanaman menjadi tumbuh subur. Hanya saja pupuk yang ada di pasaran banyak didominasi oleh pupuk kimia, dan kita tahu bahwa semua bahan kimia bisa bermpak buruk bagi kesehatan kita.

Berikut adalah cara pembuatan pupuk NPK dari bahan organik. Bahan organik yang perlu disiapkan yang pertama adalah batang pisang dan bonggol bawah batang pisang.

Batang pisang adalah pokok batang pohon pisang yang berwarna hijau dan saat dipisahkan bagian perbagian, maka bagian yang lebih dalam akan berwarna lebih cerah dari pada warna bagian luarnya, sedangkan bonggol pisang adalah bagian bawah pohon pisang yang lebih padat dan keras, biasanya memiliki kulit luar berwarna coklat kehitaman. Bonggol pisang juga merupakan tempat menempelnya akar.

Bahan lain yang perlu disiapkan, sebagai campuran batang dan bonggol pisang, yaitu air kelapa dan sabut kelapa.

Langkah-langkah pembuatan :

  • Siapkan satu bonggol pisang dan batang pisang, lalu iris tipis-tipis sampai menjadi potongan-potongan kecil.
  • Jika sudah siap, maka campurkan potongan bonggol pisang dan batang pisang, yang sudah diiris tadi.
  • Siapkan satu buah wadah penampung air (jika bisa wadah yang dipilih sudah memiliki penutup rapat), lalu isi dengan sabut kelapa yang telah dicacah.
  • Setelah itu tambahkan air kelapa ke atas sabut kelapa. Untuk air kelapanya cukup menggunakan satu butir kelapa saja, jika jumlah air kelapa terlalu sedikit, maka bisa menggunakan dua butir kelapa.
  • Langkah selanjutnya, masukkan potongan batang pisang dan bonggol pisang ke wadah.
  • Setelah selesai, maka isi wadah tadi dengan menggunakan air bersih, sebanyak 20 liter.
  • Tutup rapat wadah tadi dan letakkan pada tempat yang teduh, usahakan agar wadah terhindar dari sinar matahari dan air hujan.

Di dalam wadah akan terjadi proses fermentasi untuk mengeluarkan nitrogen dari batang pisang. Setalah satu bulan, maka pupuk sudah siap digunakan. Saring air yang ada di dalam wadah, karena yang akan digunakan adalah bagian airnya saja, sementara ampasnya bisa dibuang.

Tinggalkan Balasan