Menanam Bonggol Sawi dan Selada yang Sudah di Masak

Jika menanam sawi atau selada dari biji, mungkin itu sudah biasa. Tetapi jika menanam sawi dan selada dari bonggol yang sudah diambil daunnya untuk dimasak, hal ini terdengar sesuatu yang baru menurut saya. Cara menanam bonggol sawi dan bonggol selada ini, saya dapatkan dari salah seorang kenalan.

Jadi, saat anda sudah mengambil daun selada dan sawi untuk dimasak, maka biasanya bonggol sisanya akan anda buang begitu saja. Sebenarnya bonggol sawi dan selada tersebut masih bisa ditanam kembali untuk menghasilkan daun sawi dan selada yang baru.

Yang perlu anda siapkan adalah mangkok atau gelas, kemudian isi wadah tersebut dengan air bersih. Lalu anda tinggal mencelupkan saja bonggol sawi dan selada tersebut. Usahakan agar bonggol tersebut tidak terendam seluruhnya, tetapi hanya bagian bawahnya saja. Yaitu tempat yang akan tumbuh akar nantinya.

Saran saja, yaitu anda bisa menggunakan tusuk gigi untuk mencegah agar bonggol tersebut tidak terendam dalam air. Jadi, tinggal anda tancapkan saja tusuk gigi tersebut pada bonggol sawi atau selada tadi. Sedangan jumlah tusuk gigi yang anda tancapkan bisa 2 buah, tetapi jika masih tidak seimbang dan sering jatuh, anda bisa menambah jumlahnya menjadi 4 buah. Usahakan agar bonggol tetap pada posisinya semula dan tidak berubah-ubah.

Setelah direndam, maka beberapa waktu berikutnya, bonggol tersebut akan segera mengeluarkan akar, lalu setelah itu akan muncul daun baru.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan, yaitu pastikan anda mengganti air yang digunakan untuk merendam bonggol tersebut secara teratur. Lalu usahakan agar menempatkan bonggol tersebut pada ruangan yang terang, akan lebih baik jika ruangan tersebut terkena sinar matahari.

Dalam 2-4 minggu, sayuran tersebut sudah dapat dipanen. Tetapi jika hal itu terlalu lama, maka setelah dua minggu pindahkan saja tanaman tersebut ke media tanah, karena bonggol tersebut akan tumbuh lebih cepat jika ditanam di dalam tanah.

Tinggalkan Balasan