Cara Mencegah dan Mengatasi Penyakit Patah Leher pada Tanaman Padi (Bagian 2)

Pada artikel sebelumnya saya telah menuliskan, bagaimana cara mencegah dan menghadapi serangan penyakit patah leher pada tanaman padi, dari salah seorang teman petani. Pada artikel ini, akan menampilkan pendapat dari teman petani yang lain lagi.

Untuk obat mencegah serangan jamur yang bisa menyebabkan penyakit patah leher dan blas, beberapa teman lain bercerita bahwa mereka menggunakan obat dengan merk KAMIKAZE. Obat ini memiliki ukuran botol 100 ml, dengan warna kemasan hitam.

Menurut mereka obat ini sangat efektif untuk mencegah terjadinya serangan jamur yang menyebabkan patah leher atau blas, hanya saja untuk penggunaannya mereka tidak menjelaskannya, tetapi yang banyak menjadi sorotan adalah soal harganya yang sangat mahal, meskipun diantara mereka tidak ada yang menyebutkan secara detail harga obat tersebut.

Bagaimanapun juga teman-teman petani setuju, bahwa tanaman padi yang sudah terserang patah leher ataupun blas, keduanya tidak bisa disembuhkan, yang ada adalah mencegah sebelum terjadi. Pencegahan penyakit ini kebanyaan sudah dimulai saat tanaman padi berusia 20 hari.

Sebagai tambahan, bahwa petani lain juga menyarankan agar tanaman padi tidak diberi pupuk yang banyak mengandung Nitrogen. Alasan yang dikemukakan, yaitu biasanya tanaman padi yang mendapat pupuk dengan kadar Nitrogen tinggi, pada saat padi tersebut mulai bunting, maka pada daunnya akan muncul bercak-bercak jamur.

Selain itu, dalam melakukan penyemprotan sebaiknya air yang digunakan adalah air yang bersih, bening, tidak berbau. Karena bagaimanapun juga serangan jamur bisa datang dari mana saja, karena itu pencegahan dalam penggunaan air saat melakukan penyemprotan, juga perlu dilakukan.

Salah seorang teman yang pernah mengalami serangan patah leher di sawahnya, dia mengatakan bahwa sekarang mengunakan bibit padi merk Serang Banyuwangi, dan menurut dia hasilnya cukup menggemberikan. Selain itu, untuk pencegahannya dia menggunakan obat merk Seltima.

Tinggalkan Balasan