Tanaman Jagung Sulit Berbuah di Tempat Terang

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman bercerita bahwa ada yang aneh dengan tanaman jagung miliknya. Yaitu tanaman jagung yang ada di seluruh kebunnya sudah mulai mengeluarkan buah, tetapi jagung yang ada di bawah lampu penerangan jalan umum (PJU), sampai sekarang belum ada yang mengeluarkan buah, tetapi mereka hanya mengeluarkan daun hijau yang lebat.

Dan salah seorang teman lain memberikan penjelasan, bahwa tanaman jagung adalah jenis tanaman berhari pendek. Jadi intinya saat matahari terbenam, maka tanaman jagung akan berhenti bertumbuh dan pada saat itu jagung akan mulai bisa menyimpan cadangan makanannya, lalu pada saat itu muncullah buah.

Demikan juga sebaliknya, yaitu jika tanaman jagung mendapatkan cahaya yang berlebihan, dalam jumlah yang banyak, maka tanaman tidak akan bisa berbuah, tetapi hanya akan memanjangkan tubuhnya. Jadi, cadangan makan yang sudah dibentuk oleh tanaman, tidak digunakan untuk membentuk buah, tetapi digunakan untuk memanjangkan tubuh dan membentuk daun.

Penjelasan lanjutan yang diberikan oleh teman tersebut, yaitu di dalam tubuh tumbuhan, terdapat suatu hormon yang namanya auksin, hormon ini banyak terdapat di ujung batang dan juga di dalam akar. Horom auksin ini bertanggung jawab atas pertumbuhan tanaman, pembentukan daun, dan perkembangan akar.

Hormon ini sangat aktif berkembang pada saat sedang banyak sinar matahari, dan mulai beristirahat ketika hari mulai gelap. Tetapi jika pada malam hari ada cahaya terang yang cukup kuat, seperti lampu di pinggir jalan, maka hal tersebut bisa membuat hormon auksin menjadi aktif kembali.

Tinggalkan Balasan