Usia Tanam Pohon Sengon

Sudah lebih dari sepuluh tahun ini, saya melihat bahwa perkembangan budidaya pohon sengon di daerah sekitar rumah saya, menanjak dengan pesatnya. Banyak orang yang akhirnya mulai membudidayakan pohon sengon di lahan miliknya.

Salah satu satu alasan, yang paling banyak diungkapkan oleh para petani pohon sengon ini, adalah karena jarak antara waktu tanam sampai panennya yang sangat singkat. Karena itu, keuntungan dari menanam pohon sengon menjadi menggiurkan.

Keuntungan ini didapatkan dari proses penanaman pohon sengon yang tidak terlalu memakan tenaga, karena hanya perlu dilakukan sekali saja selama beberapa tahun mendatang. Lalu pohon sengon juga minim perawatan, karena tidak memerlukan pupuk dan pestisida secara rutin, seperti tanaman sayur atau buah.

Terkadang, untuk budidaya pohon sengon di daerah rumah saya, malah setelah menanam pohon sengon pada awal musim hujan, pohon-pohon tersebut akan dibiarkan begitu saja selama beberapa tahun, baru nanti saat mendekati masa panen, baru pemiliknya mengunjungi kebun sengon itu kembali untuk menjual pohon tersebut kepada tengkulak. Jadi tidak dirawat, tidak ditengok, atau tidak diperhatikan sama sekali, tetapi masih bisa panen, malahan dengan harga kayu yang mahal lagi, sungguh tanaman yang menggiurkan, menurut saya.

Untuk masa tanam tanaman sengon yang ada di sekitar daerah rumah tinggal saya, biasanya dibedakan menjadi dua katagori pemanenan, yaitu tanaman yang dipanen pada usia tiga tahun dan tanaman yang dipanen pada usia enam tahun. Klasifikasi ini hanya berdasarkan atas banyaknya orang yang memanen pohon sengon pada usia tersebut.

Meskipun sebenarnya tidak ada batasan, bahwa pohon sengon harus dipanen pada usia berapa. Tetapi bagi sebagian orang di tempat saya, mereka mengatakan bahwa semakin cepat pohon sengon ini bisa ditebang, maka akan semakin baik. Karena uangnya bisa digunakan untuk keperluan yang lain. Lalu mereka bisa segera menanam lagi pohon yang baru.

Hanya saja, untuk saat ini saya memperhatikan bahwa kebanyakan pohon sengon yang ada di sekitar rumah saya ini, dipanen pada usia sekitar tiga tahun. Sebenarnya jika ingin hasilnya bagus, tanaman sengon yang ingin dipanen sebaiknya sudah berumur enam tahun atau lebih.

Hal ini karena kayu sengon yang sudah berumur enam tahun atau lebih sudah berukuran besar, dan tekstur kayunya juga sudah lebih tua, sehingga kualitasnya juga akan lebih bagus, dan harga jualnya juga akan lebih mahal. Tetapi waktu tunggunya pasti juga akan lebih lama.

Meskipun jarang tetapi sesekali, saya melihat ada juga orang yang menjual pohon sengon yang sudah berusia diatas sepuluh tahun. Pohon ini memiliki diameter yang cukup besar, dan pastinya harga jualnyapun juga lebih mahal dari pada sengon yang masih kecil dan berumur muda.

Tinggalkan Balasan