Persiapan kolam untuk pembesaran ikan bawal

Untuk pembesaran ikan bawal dengan menggunakan media kolam, biasanya tidak terlalu banyak syarat khusus yang harus dipenuhi. Pada prinsipnya kita hanya perlu untuk mempersiapkan kolam agar dapat menampung air dengan kedalaman rata-rata satu meter. Tetapi jika kita mampu untuk menyediakan kolam yang dapat menampung air hingga kedalaman 1,5 meter maka itu akan menjadi sesuatu yang lebih baik lagi. Karena pada prinsipnya, semakin dalam kolam kita, maka akan semakin baik. Hal ini bisa terjadi karena jumlah ikan yang dapat kita pelihara juga akan semakin banyak, sehingga nantinya juga akan menjadikan proses pembesaran kita semakin ekonomis.

Memang saya katakan bahwa semakin dalam kolam maka akan semakin baik, tetapi jangan membuat kolam dengan perbandingan antara kedalaman dengan luas kolam, yang lebih dominannya adalah kedalaman kolamnya, karena nanti disangka bahwa kita sedang membuat sumur.

Untuk sirkulasi air yang ada di dalam kolam akan lebih baik jika kolam kita menggunakan sistem pengairan teknis daripada jika menggunakan sistem kolam air tenang. Arti dari pengairan teknis yaitu, jika di dalam kolam tersebut ada air masuk dan juga air keluar secara konstan. Salah satu keunggulan jika kita membuat kolam dengan menggunakan proses pengairan teknis adalah adanya kemudahan dalam melakukan proses pengeringan dan juga pengisian air kolam, karena dapat kita lakukan dengan cepat. Jika kita menggunakan pengairan teknis maka dengan adanya sirkulasi air yang baik maka pertumbuhan ikan akan semakin pesat, belum lagi jika ada pakan alami ikan yang juga ikut terbawa aliran air, maka semakin baik. Jika dibandingkan dengan menggunakan sistem kolam air tenang, maka semua hal ini tidak akan didapatkan.

Tetapi jika kita menggunakan air hujan sebagai sumber airnya, maka kita memerlukan pompa listrik atau mesin pompa untuk mengalirkan air, baik itu untuk mengisi kolam, maupun juga untuk melakukan pengeringan kolam. Memang perlu diperhitungkan juga biaya produksi pembesaran ikan ini jika kita menggunakan pompa listrik ataupun mesin pompa, jangan sampai biaya oprasional pompa tersebut sampai membebani produksi kita.

Sebelum kolam siap untuk digunakan, kita harus melakukan penjemuran kolam dahulu. Pertama air kolam harus kita keringkan terlebih dahulu, lalu kita akan menunggu selama 3 – 4 hari, yang terpenting di sini adalah permukaan dasar kolam yang sudah terlihat kering dan retak-retak. Sebenarnya, fungsi dari pengeringan ini adalah untuk membunuh bibit penyakit, membersihkan hama, serta untuk memudahkan kita dalam melakukan pemupukan.

Jika diperlukan selama proses pengeringan ini, kita juga dapat membolak-balik tanah dasar kolam, fungsinya adalah agar tanah di dasar kolam dapat lebih subur lagi, dengan tanah yang baru dan gembur, maka akan dapat memaksimalkan hasil dari proses pemupukan yang kita lakukan. Yang nantinya diharapkan akan dapat menghasilkan pakan alami dalam jumlah yang maksimal.

Selain itu dengan melakukan proses pengeringan kolam seperti ini maka kita juga dapat untuk sekalian memperbaiki bagian kolam yang mungkin mengalami kerusakan, misalkan saja ada pematang yang bocor. Lalu kita juga dapat mengecek kesiapan dari saringan pintu masuk dan juga pintu keluar air.

Tinggalkan Balasan