Apakah Pakan Buatan Pabrik Bisa Diganti dengan Pakan Alternatif

Pertanyaan ini sudah sangat sering saya dengar, hal ini karena harga pakan buatan pabrik sangat mahal, bahkan untuk beberapa peternak harga pakan pabrikan ini bisa mencapai 40-60% dari ongkos produksi mereka, karena itu penggunaan pakan alternatif, sering kali menjadi solusi atas permasalahan harga tadi.

Hal yang saya tuliskan pada artikel ini tidak terbatas pada salah satu hewan ternak saja, karena pada kenyataannya hampir semua hewan ternak yang menggantungkan pakannya pada pakan buatan pabrik, pasti mengalami hal seperti ini. Misalnya saja seperti ternak unggas atau ternak ikan.

Ada salah satu pendapat dari teman peternak, tentang penggunaan pakan alternatif ini. Jadi, dia menganggap jika ada peternak yang berfikir bahwa bisa menggantikan pakan buatan pabrik dengan menggunakan pakan alternatif secara keseluruhan, maka pemikiran seperti ini adalah pemikiran yang keliru, atau bahkan sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan.

Menurut teman saya ini, bahwa dia banyak menemui peternak yang mengatakan bahwa pakan yang diberikan sudah melalui proses fermentasi yang baik dan proses pembuatannya juga sudah benar. Kadang mereka juga menambahkan bahwa kandungan gizi yang ada dalam pakan alternatif yang mereka buat tersebut, sudah memiliki kandungan gizi yang bisa disejajarkan dengan pakan buatan pabrik.

Hanya saja pada kenyataannya, pakan hasil fermentasi sangat sulit ditetntukan kadar gizinya, karena kandungan gizi pakan hasil fermentasi tersebut tidak pernah dilakukan tes laboratorium, sehingga jika menggukan asumsi dari peternak itu sendiri, maka pastinya tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, dengan kata lain perlu bukti nyata.

Sedangkan jumlah pakan dan kandungan gizi yang dibutuhkan oleh hewan ternak adalah sesuatu yang pasti, dan pakan buatan pabrik sudah memiliki standarisasi khusus (SNI), yang dapat memenuhi kebutuhan hewan ternak sesuai dengan fase hidupnya. Dan hal inilah yang tidak ada dalam pakan alternatif hasil fermentasi peternak itu sendiri.

Pakan alternatif boleh saja diberikan pada hewan ternak, tetapi peternak tetap harus memberikan pakan buatan pabrik sesuai dengan porsinya. Tentunya hal ini diperlukan agar hewan ternak kita, tetap dapat tumbuh sehat dan menghasilkan panen sesuai yang harapkan.

Pesan tambahan, bahwa peternak sebaiknya tidak terlalu tergiur dengan harga murah dari pakan alternatif, karena biasanya dalam dunia bisnis, bahwa barang yang kualitasnya baik harganya selalu mahal, dan demikian juga sebaliknya.

Tinggalkan Balasan