Bak pemijahan ikan bawal

Untuk teknik pemijahan ikan bawal air tawar dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan teknik induce breeding dan juga dengan teknik induce spawning. Pemijahan induce breeding adalah pemijahan yang dilakukan dengan rangsangan penyuntikan hipofisa atau hormon ovaprim, kemudian setelah disuntik dilakukan pembuahan sel telur dengan sperma.

Pengeluaran dan pencampuran sperma dan sel telur dilakukan sepenuhnya oleh manusia. Sementara induce spawning hanya dilakukan peransangan dengan penyuntikan hipofisa atau hormon ovaprim, sedangkan pemijahan dibiarkan secara alami di bak pemijahan.

Bentuk dan ukuran bak pemijahan boleh sama dengan kolam atau bak penampungan induk, yaitu berkisar antara 30 – 50 m², dengan kedalam kolam atau bak 1,5 meter. Pada bak pemijahan ini nanti dipasang hapa/waring sebagai tempat pemijahan fungsinya adalah untuk mengontrol atau menangkap kembali induk yang memijah.

Jumlah dari kolam atau untuk memijah ini cukup satu atau dua buah (tergantung dengan jumlah induk yang dipijahkan). Persyaratan dari kolam pemijahan ini adalah kondisi air dalam kolam harus tetap dijaga bersih. Kondisi air harus diusahakan untuk dapat terus mengalir, dan air yang mengalir tersebut diusahakan juga merupakan air yang bersih dan jernih, sehingga airnya juga harus mendapat suplai oksigen yang cukup.

Dengan melakukan ini semua diharapkan kondisi dari telur yang dihasikan oleh indukan bawal air tawar ini juga akan bersih.

Tinggalkan Balasan