Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Kandang Ayam Petelur dengan Bahan Kimia

Pada artikel sebelumnya, telah dijelaskan tentang beberapa cara yang digunakan oleh beberapa peternak agar kandang ayam petelurnya bisa bersih dan tidak mengeluarkan bau. Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya tersebut.

Jika pada artikel sebelumnya, peternaknya lebih memilih untuk menggunakan metode pembersihan, tetapi pada artikel ini peternak yang memberikan saran, lebih memilih untuk menggunakan bahan kimia.

Misalnya saja, ada peternak yang mengatakan bahwa dia menggunakan soda api atau dalam rumus kimianya NaOH. Biasanya, bahan ini adalah campuran utama dalam proses pembuatan detergen pakaian, dan merupakan bahan campuran untuk pasta gigi, dan sabun mandi.

Untuk perbandingan yang digunakan oleh peternak ini yaitu 1 : 100, artinya satu takaran soda api (NaOH), untuk dilarutkan di dalam 100 takaran air. Lalu setelah itu, larutan tersebut tinggal disemprotkan saja pada lantai kandang dibawah kandang ayam, untuk penyemprotannya dilakukan dengan tekanan yang sangat rendah, yang penting larutan itu bisa menyebar ke seluruh areal lantai.

Dengan cara ini, dia mengatakan bahwa lantai kandang miliknya menjadi bebas bau, bebas bakteri, dan tentunya bebas belatung.

Untuk cara lain, yang diberikan oleh peternak lain, yaitu dia menggunakan obat tabur merk furadan. Furadan sendiri merupakan merk dagang untuk insektisida dan nematisida, biasanya obat ini digunakan oleh petani untuk mengendalikan hama pertanian yang menyerang tanaman mereka.

Hanya saja sebelum menggunakan obat ini, sebaiknya anda membaca petunjuk pemakaian dengan baik, karena obat ini meskipun sangat efektif untuk membunuh belatung, tetapi obat ini juga sangat beracun, dan dapat membunuh semua mahkluk hidup. Jadi, selain membunuh belatung, obat ini juga akan membunuh bakteri pengurai yang ada di dalam tanah, tetapi jika sejak awal anda sudah menggunakan lantai plester, mungkin ini tidak akan terlalu berpengaruh.

Untuk pengaplikasiannya, sebaiknya tidak digunakan dalam dosis yang berlebihan, gunakan saja sesuai dengan petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasannya. Hal lain yang perlu anda ketahui, bahwa furadan sendiri merupakan obat tabur, sehingga tidak terlalu efektif penggunaannya jika disemprotkan.

Setelah menggunakan furadan, maka obat itu hanya berfungsi untuk membunuh belatung dan mikro organisme yang ada di lantai kandang. Sementara bau yang sudah ditimbulkan tidak akan bisa hilang begitu saja. Karena itu peternak ini menyarankan untuk menyemprot lantai kandang dengan menggunakan asap cair.

Dia mengatakan bahwa dengan melakukan penyemprotan asap cair, maka bau tidak sedap dari lantai kandang akan segera hilang.

Mungkin yang perlu anda tahu, asap cair adalah hasil sampingan dari produksi pembuatan arang batok kelapa. Biasanya asap cair yang dihasilkan dari industri ini memiliki beberapa kualitas. Jadi, untuk kualitas yang paling bagus dan kualitas dibawahnya (kualitas 1 dan kualitas 2), akan digunakan oleh industri makanan sebagai pengawet.

Sementara itu untuk kualitas asap cair yang lebih jelek dari dua kualitas di atasnya, akan dijual ke peternakan sebagai penghilang bau dan desinfektan.

Sedangkan untuk asap cair ini sendiri ada yang dijual dengan merk dagang dan ada juga yang dijual secara polosan tanpa merk.

Tinggalkan Balasan