Beberapa Hal Menarik Tentang Belut

Meskipun belut adalah sejenis lauk ataupun camilan yang dapat kita temukan dengan mudah, ternyata belut juga memiliki beberapa hal menarik untuk dibahas. Misalnya yaitu :

Jika dilihat dari sudut pandang ahli lingkungan, maka belut memiliki arti seperti halnya bekicot, yaitu mereka dapat menjadi indikator tentang kondisi lingkungan yang ada di sekitar tempat tinggal mereka, yaitu apakah lingkungan tersebut, masih baik ataukah sudah mengalami kerusakan yang parah.

Jadi sama seperti bekicot, bahwa lenyapnya belut dari lingkungan, maka hal itu menandakan kondisi kerusakan lingkungan yang parah.

Sedangkan untuk makanan dari belut sendiri adalah berbagai jenis ikan kecil yang ada di rawa dan sawah, berbagai jenis cacing, dan juga beberapa jenis crustacea penghuni perairan sungai dan rawa, seperti jenis udang dan kepiting air tawar.

Karena memang jenis belut yang ada di Indonesia kebanyakan adalah jenis belut rawa, belut sawah, dan belut sungai, jadi pastinya mangsa mereka adalah hewan yang banyak terdapat di sekitar tempat-tempat tersebut.

Belut termasuk hewan nokturnal, atau yang lebih umum kita sebut sebagai hewan yang aktif mencari makan di malam hari. Sedangkan di siang hari, biasanya belut akan beristirahat di dalam lubang persembunyiannya, sampai malam tiba.

Sedangkan untuk para pemancing belut di daerah tempat tinggal saya, lebih suka untuk memancing belut di siang hari, lagi pula lubang rumah belut juga cukup mudah untuk diamati saat masih siang.

Sedangkan orang yang mencari belut di malam hari, biasanya mereka menggunakan aliran listrik dari aki untuk menyengat belut, meskipun cara ini lebih efektif untuk berburu belut, tetapi bagi beberapa pihak cara ini dianggap tidak ramah lingkungan.

Belut juga memiliki kemampuan untuk menghirup oksigen dari udara bebas secara langsung, bahkan mereka dapat menghirup oksigen dari kulitnya. Selain itu belut juga masih dapat hidup berbulan-bulan tanpa air, meskipun dengan syarat lubang tempat persembunyiannya harus tetap dalam kondisi lembab.

Cara belut mencari mangsa yaitu dia akan menunggu mangsanya lewat dekat dengan lubang persembunyiannya, setelah itu dia akan langsung menyergap mangsa tersebut saat melintas.

Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh belut tersebut, maka banyak pakar lingkungan yang mengelompokkan belut sebagai hewan yang berbahaya bagi lingkungan yang bukan habitatnya. Terutama karena sifat infasifnya terhadap hewan asli penghuni ekosistem yang di datanginya.

Tinggalkan Balasan