Alasan mengapa memilih beternak ikan lele

Saya menyukai berkebun dan beternak, tetapi kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal saya tidak terlalu memungkinkan untuk melakukan hal itu, karena meskipun saya tidak tinggal di kota tetapi lingkungan tempat tinggal saya sudah mulai padat dan banyak rumah, lahan kosong yang saya milikipun tidak terlalu luas, tetapi saya ingin memanfaatkan lahan tersubut semaksimal mungkin.

Maka saya memilih untuk memelihara sesuatu yang cocok dengan lingkungan tempat tinggal saya. Setelah mempertimbangkan, akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada ikan lele, ada beberapa hal yang membuat saya akhirnya menjatuhkan pilihan pada ikan lele, diantaranya adalah:

Lele adalah jenis ikan yang mudah untuk dipelihara, dan tidak memerlukan perhatian ekstra, ini karena kesibukan saya yang lain maka saya tidak dapat meluangkan waktu yang cukup untuk berternak intensif. Saya hanya memberi makan yang cukup dan mengganti sedikit air pada media setiap beberapa waktu sekali, dan lele tetap dapat tumbuh dengan sehat, dan besar.

Lele memiliki masa tunggu panen yang relatif singkat, karena saya membeli lele untuk ukuran 2-3 cm, saya membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk panen pertama, ini karena pertumbuhan lele yang tidak merata, sehingga saya menggunakan panen bertingkat. Jika ingin panen lele lebih singkat lagi maka dapat membeli bibit dengan ukuran yang lebih besar lagi, tentunya dengan harga yang lebih mahal.

Harga jual lele yang murah dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat, sehingga untuk pemasarannya tidaklah terlalu sulit, misalnya untuk di rumah, saya dapat menjualnya ke pengepul lele (ini jika panen sedang banyak). Tetapi jika panen sedang tidak terlalu banyak saya dapat menjual ke pedagan ikan keliling yang sering lewat di depan rumah. Ataupun dapat langsung di jual ke konsumen secara langsung.

Kondisi air di lingkungan rumah tidak terlalu banyak, atau jauh dari sumber air, seperti sungai. Karena sumber air di rumah saya menggunakan sumur dangkal dan dipompa dengan pompa air listrik (air dari PDAM juga baru masuk kampung). Saya menganggap bahwa kondisi ini sangat cocok untuk melakukan budidaya ikan lele, karena lele dapat hidup pada kondisi yang tidak memerlukan air secara berlebihan. Sehingga lebih hemat di pengeluaran listrik.

Tinggalkan Balasan